Beberapa hari yang lalu aku menerima email dari sebuah mailing list, disertai saran agar kita memberi flag atas sebuah situs yang “menumpang” didalamnya (Flag ini kurang lebih artinya kita protes). Membuka situs ini, isinya memang agak mencengangkan. Header-nya saja sudah bikin mak nyus kegerahan. Begini kutipannya:
ihateindon screenshot2
“This blog is dedicated for indon hater. indon is a xenophopic & delusional granduer society. They thought the whole world is revolving around their pathetic nation. Include: 1. Screenshot or hyperlink of world wide web headline showing the word indon, for indon to know that the whole world calling them indon. 2. Copies of newpaper articles or news reporting the bad behaviour of indon 3. Images or picture of indon in Malaysia as a second class citizen 4. Anything bad about indon”.
Nah, tak perlu jadi pahlawan-pun, orang Indonesia yang masih waras paling tidak akan sedikit mengernyitkan dahi. Kok ada ya yang kurang kerjaan bikin situs kayak gini ya…gajinya berapa? he he…
Penasaran? coba buka situs ini: ihateindon.blogspot.com .
Isinya lumayan menggemaskan, dengan fakta tidak mengenakkan tentang Indonesia, antara lain 10 alasan kenapa Indonesia harus dibenci:
1. Korupsi (ternyata benar)
2. Kemiskinan (benar lagi)
3. Bencana alam (hiks…lagi-lagi benar)
4. Penyakit (alamak…SARS,anthrax…)
5. Kesenjangan Sosial (iya ya!!??)
6. Mahalnya Sekolah (waduh, bener)
7. Monopoli Sumber Daya (mmm…tau ah, susah)
8. Transportasi massal yang ruwet (aslinya sih berjudul city bus)
9. Harga diri yang rendah (TKW, TKI, sama2 profesional tapi ekspat dibayar berlipat-lipat….aduh, bener juga)
10. Perkawinan campur (ini sih aku nggak terpengaruh he he)
Nah, 10 fakta yang menyedihkan dan kemungkinan besar benar (duh gemas juga, ternyata banyak bener gak enaknya…). Tapi isi blog tersebut kemudian juga terlalu berlebihan dan sangat emosional membenci Indonesia (memebenci TKI juga)….kutipan lainnya:
Mulai Disember 2007 indon dan pendatang lain akan di-tag/tanda supaya mudah dipantau. Ianya colour coded.
Untuk kerja babu = Warna ungu
Untuk kerja ladang = Warna merah berbelang kuning
Untuk sektor-sektor lain = Warna merah
Saya ingin menyarankan, untuk indon, kita letak perkataan INDON besar-besar atas i-KAD tersebut serta dikategorikan seperti, babu, kuli & budak.
Dari struktur bahasa dan kalimatnya, isi blog hakul yakin ditulis orang Malaysia. Kenapa orang ini jadi sangat membenci Indonesia? Mungkin dia hanya kurang kerjaan menghabiskan waktu mengumpulkan begitu banyak fakta negatif Indonesia.
Kalaupun kita memiliki fakta-fakta yang menyedihkan, aku yakin ribuan fakta indah juga bisa ditonjolkan. Kalaupun kita “ruwet”, bisa dipisahkan antara pemerintah dan bangsa…kalaupun budaya kita tidak “eksyelen”, tapi bangsa kita juga selalu memiliki nafas hidup yang luar biasa dan selalu ingin maju bagaimanapun susah dan latarbelakangnya.
Pinjam bahasa politisi, apa tindaklanjut kita?
Wah, aku juga bingung. Banyak orang yang sudah berinisiatif melakukan “sesuatu” : Spam si pemilik blog, sudah berkali-kali sesuai pengakuannya. Lapor ke blogger? ndak mempan karena term “freedom of expression”. Bikin ihatemalay.com? mungkin sudah ada yang bikin, aku sih malas…nanti nggak ada bedanya dong. Coba aku tetangganya Jojon atau Asmuni, pasti aku tanyakan apa “tindaklanjut” yang paling mujarab (soalnya kalau aku tetangganya presiden, aku pasti nggak akan berani lapor).
Aku membayangkan Jojon menjawab pertanyaanku dengan kalem, cool dan PD…”emang gue pikirin, gue tetep ngelawak biar anak gue sekolahnya lancar”. Dan aku-pun mencernanya dengan penuh, “Iya ya…kenapa harus dipikirin?”. Mending tetep bekerja bagi yang pekerja, belajar dan berkarya seperti biasa…syukur-syukur ada kesadaran untuk meningkatkan kemampuan.
Perubahan kearah yang lebih baik bukanlah mimpi, tapi tetap juga harus dilakukan dengan usaha…iya, usaha. Aku setuju denganmu Jon….
(mas Jojon, bayar nggak ya kalau aku lakonkan disini? semoga tidak).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar